7 Nov 2013

KEMATIAN YANG DATANG TIBA TIBA

Tidak seorangpun tahu kapan dan dimana ia akan menemui ajalnya. Kematian bisa datang dengan tiba tiba tanpa bisa diduga lebih dahulu. Sesuatu yang pasti mendatangi setiap orang adalah kematian, namun sedikit sekali orang yang siap menghadapinya.
Manusia terlalu sibuk dengan urusan dunianya, ia bekerja mengumpulkan harta kekayaan, membangun kerajaan bisnis, meraih pangkat dan kemuliaan, dan melupakan kematian yang bisa datang setiap saat. Dalam surat At Takatsur Allah mengingatkan:

1.   Bermegah-megahan telah melalaikan kamu 2. sampai kamu masuk ke dalam kubur 3. Janganlah begitu, kelak kamu akan mengetahui (akibat perbuatanmu itu), (At Takatsur 1-3)

Kasus kematian yang datang secara tiba tiba banyak sekali kita temui dalam kehidupan sehari hari. Kasus yang belum lama ini kita saksikan adalah kecelakaan pesawat Sukhoi di gunung salak. Tidak seorangpun dari penumpang dan crew pesawat yang mengetahui bahwa beberapa saat lagi mereka tidak ada lagi dalam kehidupan di dunia ini. Sebelum berangkat mereka masih tertawa riang berfoto bersama di pesawat yang siap take off, beberapa saat kemudian pesawat yang mereka tumpangi mengalamai kecelakaan hancur berkeping keping menabrak gunung salak, seluruh penumpang dan crew pesawat tewas seketika.
Setiap saat maut selalu mengintai kita dimanapun kita berada. Jangan disangka rumah tempat kita istirahat dan berteduh itu aman dari intaian malaikat maut. Belum lama ini satu keluarga yang sedang asyik menonton TV dirumahnya tewas tertimpa pesawat yang jatuh menimpa rumahnya di Halim Perdana kusuma. Dikawasan puncak juga ada orang yang sedang beristirahat dirumahnya tewas tertimpa Bus yang jatuh menimpa rumahnya karena rem blong.
Dimanapun kita berada , maka orang yang telah ditetapkan saat kematiannya akan datang ketempat dimana ia harus melepaskan nyawanya. Dalam satu riwayat yang disampaikan Kaytsamah dikisahkan,  ketika nabi Sulaiman sedang mengadakan pertemuan di Istananya , seorang peserta sidang merasa gelisah karena ada seorang tinggi besar yang selalu melihat dan memandang kearaahnya. Ketika pertemuan selesai orang tersebut menghilang. Ia menanyakan pada baginda nabi Sulaiman tentang orang tinggi besar yang selalu melihat kearahnya itu. Nabi Sulaiman menjelaskan bahwa itu adalah Malaikat maut. Ia terkejut dan meminta kepada baginda Sulaiman untuk memerintahkan angin membawanya ke tanah India.  Nabi sulaimanpun memerintahkan angin untuk membawa orang itu ke India.
Beberapa hari kemudian nabi Sulaiman bertemu dengan malaikat maut tersebut , ia menanyakan tentang orang yang yang selalu dilihatnya ketika pertemuan di istananya tempo hari. Malaikat maut menjelaskan bahwa ia merasa heran , karena Allah memerintahkannya  mencabut nyawa orang itu dalam waktu yang dekat ini di tanah India. Sedang saat itu orang tersebut ada di tanah  Palestina. Syukurlah ketika ia pergi ke India ternyata orang itu menyusul ke sana dan ia bisa menjalankan tugasnya sesuai apa yang diperintahkan Allah. Demikianlah orang yang telah ditetapkan kematiannya akan datang ketempat dimana ia harus melepaskan nyawanya sebagaimana disebutkan dalam surat Al jumuah ayat 8.
8. Katakanlah: “Sesungguhnya kematian yang kamu lari daripadanya, maka sesungguhnya kematian itu akan menemui kamu, kemudian kamu akan dikembalikan kepada (Allah), yang mengetahui yang ghaib dan yang nyata, lalu Dia beritakan kepadamu apa yang telah kamu kerjakan.” (Al Jumjuah  8 )

Kematian merupakan awal dari perjalan panjang dan kehidupan yang kekal  abadi dialam akhirat. Allah mengingatkan didalam surat Al Hasyr ayat 18 agar setiap orang mempersiapkan perbekalannya untuk menempuh perjalan panjang yang tiada akhir tersebut
18. Hai orang-orang yang beriman, bertakwalah kepada Allah dan hendaklah setiap diri memperhatikan apa yang telah diperbuatnya untuk hari esok (akhirat); dan bertakwalah kepada Allah, sesungguhnya Allah Maha Mengetahui apa yang kamu kerjakan. (Al Hasyr 18)

Husnul Khotimah atau su’ul khotimah
Orang yang sudah berusia lanjut atau menderita sakit parah seperti gagal ginjal, kanker dan tumor ganas , tentu sudah bisa memperkirakan bahwa ia tidak akan lama lagi hidup didunia ini. Mereka yang sadar tentu akan memperbanyak ibadah sebagai bekal kelak dalam kehidupan diakhirat. Namun banyak juga diantara mereka yang hatinya sudah tertutup, dan tidak pernah berfikir untuk mempersiapkan perbekalannya bagi kehidupan akhirat kelak.
Orang yang masih sehat dan aktif dalam berbagai kegiatan umumnya tidak pernah menyadari bahwa kematian itu bisa saja datang pada mereka secara tidak terduga. Mereka merasa seolah olah akan hidup selama lamanya, dan lupa mempersiapkan diri untuk kehidupan akhirat.  Namun diantara mereka ada juga  yang sadar , bahwa kematian itu bisa saja datang secara tidak terduga. Mereka selalu mempersiapkan diri untuk menyambut datangnya ajal dengan memperbanyak dzikir pada Allah, mengerjakan perintah dan menjauhi larangannya, selalu berhati hati dalam hidup agar tidak melanggar perintah Allah.
Berikut ini kita saksikan video orang yang meninggal secara mendadak ketika sedang berceramah , dan ada pula yang meninggal ketika sedang shalat mudah mudahan mereka mendapat khusnul khotimah.


Tidak ada komentar:

Posting Komentar