30 Okt 2013

Keberkahan Membawa Ketenteraman Hati



Ada Seorang ibu sebagai seorang pengajar yang juga menggeluti usaha rumahan mainan anak merupakan wujud kecintaannya di dunia pendidikan itulah sebabnya bagi beliau senang sekali hadir di Rumah Amalia. Beliau bertutur sempat menghadapi kendala. Usahanya diawali dengan penjualan doorway to door, meskipun energi dan biaya yang dikeluarkan terbilang cukup besar namun pemasukannya boleh dibilang tidak ada. Satu sampai tiga buah aja barangnya laku, “sudah alhamdulillah” begitu kata beliau. Keadaan seperti itu cukup lama, hal itu tak membuatnya patah semangat. sampai mencoba mempromosikan lewat internet namun hasilnya belum cukup memuaskan.
Ditengah keheningan malam, ditengah rasa perih dihati, beban hidup seolah tiada henti, memohon pada Allah agar diberi kekuatan dan kesabaran dalam menjalani hidup. Teringat hadist Nabi, ‘Obatilah orang yang sakit dengan shodaqoh, bentengilah harta kalian dengan zakat dan tolaklah bencana dengan berdoa (HR. Baihaqi), yang mendorongnya agar lebih peduli dan empati pada sesama. Sampailah keinginannya bershodaqoh untuk Rumah Amalia terwujud. Kehadirannya merupakan kebahagiaan tersendiri bagi beliau bersama keluarga karena kecintaannya di dunia pendidikan ada rasa haru dan menangis melihat kegembiraan anak-anak Rumah Amalia.
Benar saja, sekarang ini beliau mulai kebanjiran order, alat peragaan buatnya sering dipercaya untuk pemasok di sekolah-sekolah. Usahanya yang dirintis hanya dengan modal kecil, kini meroket tajam. Bahkan karyawan yang membantunya terus bertambah. “Alhamdulillah Mas Agus, saya senang, rizki yang saya peroleh membawa keberkahan bukan hanya buat kami sekeluarga namun juga tetangga disekitar juga ikut merasakan hasilnya.” tutur beliau penuh berlinangan atmosphere mata bersama suami dan anak-anaknya. “Bahkan sekarang ini kami sekeluarga lebih mendekatkan diri pada Allah, sehat dan keberkahan membawa ketenteram hati.” Subhanallah.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar